Posts

Amilia Agustin, dari Sekolah Bersih ke Gerakan Hijau yang Menginspirasi

Image
Belum banyak remaja yang memandang sampah sebagai persoalan serius. Kebanyakan orang menganggapnya sepele, cukup dibuang, selesai. Namun, bagi Amilia Agustin, sampah bukan sekadar sisa yang harus disingkirkan, melainkan cerminan perilaku manusia terhadap bumi. Dari tumpukan kecil di halaman sekolah, ia menemukan panggilan hidupnya, yaitu menjaga lingkungan agar tetap lestari. Sumber Foto: Viva Kisah Amilia bermula dari kepedulian sederhana yang tumbuh menjadi gerakan besar. Ia bukan pejabat, bukan ilmuwan, melainkan hanya siswi SMA biasa yang berani bermimpi memiliki sekolah tanpa sampah. Perjuangan kecil itu perlahan mengubah cara pandang banyak orang terhadap kebersihan dan keberlanjutan. Kini, Amilia dikenal luas sebagai sosok inspiratif di balik lahirnya gerakan hijau di berbagai daerah Indonesia. Awal Mula “ Go to Zero Waste School ” Tahun 2008, saat duduk di SMA Negeri 11 Bandung, Amilia sering melihat tumpukan sampah plastik dan bungkus makanan di setiap sudut sekolah....

Top 10 Game Indie yang Wajib Dicoba

Image
 Dalam dunia video game, ada satu segmen yang selalu menawarkan kejutan, game indie. Berbeda dari game-game besar yang diproduksi oleh studio besar dengan anggaran raksasa, game indie justru hadir dengan kreativitas dan inovasi yang kerap mengejutkan. Jika Anda termasuk penggemar game yang ingin merasakan pengalaman berbeda, berikut adalah 10 game indie yang wajib Anda coba. 1. Hollow Knight Hollow Knight merupakan sebuah mahakarya dalam genre action-adventure dan metroidvania. Dengan dunia bawah tanah yang luas dan penuh misteri, game ini menawarkan tantangan berupa pertarungan melawan bos-bos yang sulit dan eksplorasi yang mendalam. Atmosfernya yang gelap dan musik yang mendukung menjadikan Hollow Knight sangat menarik untuk para pemain yang menyukai pengalaman gaming serius dan mendalam. 2. Celeste Celeste adalah game platformer yang menggabungkan gameplay menantang dengan narasi yang kuat tentang perjuangan mental. Pemain akan mengendalikan karakter utama yang berusaha mendaki ...

Game Nostalgia yang Masih Asyik Dimainkan Sekarang

Image
 Kalau ngomongin soal game, banyak orang pasti setuju kalau ada sensasi tersendiri saat main game yang pernah hits di masa lalu. Game-game klasik itu bukan cuma sekadar hiburan, tapi sudah menjadi bagian dari sejarah perkembangan industri game yang kini begitu pesat. Meski teknologi sudah makin maju, sejumlah game nostalgia tetap punya daya tarik yang kuat dan layak untuk dimainkan kembali oleh siapa saja, baik gamer lama maupun generasi sekarang. Di artikel ini, kita akan bahas beberapa game nostalgia yang masih asyik dimainkan sampai sekarang, lengkap dengan alasan kenapa mereka tetap relevan dan seru meskipun sudah rilis puluhan tahun lalu. 1.  The Legend of Zelda: Ocarina of Time (1998) Salah satu game legendaris dari Nintendo ini sering disebut sebagai salah satu game terbaik sepanjang masa. Rilis di era Nintendo 64,  Ocarina of Time  mengusung gameplay petualangan yang epik dan cerita yang mendalam. Kenapa masih asyik? Karena gameplaynya yang kompleks tapi teta...

Masa Depan Teknologi Game: Menjelajah Batas Baru Dunia Digital

Image
 Teknologi game adalah salah satu bidang yang berkembang paling cepat di dunia digital saat ini. Dari sekadar hiburan sederhana di masa lalu, kini game telah menjadi medium yang kompleks, mendalam, dan bahkan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial serta budaya global. Namun, bagaimana masa depan teknologi game? Apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan yang akan mengubah cara kita bermain dan berinteraksi dengan dunia digital? Mari kita telusuri beberapa tren dan teknologi yang sedang berkembang dan berpotensi mendefinisikan ulang masa depan industri game. Salah satu perubahan paling signifikan dalam dunia game adalah adopsi teknologi Realitas Virtual (VR) dan Augmented Reality (AR). VR memungkinkan pemain untuk benar-benar ‘masuk’ ke dalam dunia game, menciptakan pengalaman yang immersive dan realistis. Sementara itu, AR menggabungkan elemen digital dengan dunia nyata, memperkaya pengalaman bermain di luar layar tradisional. Ke depan, teknologi VR dan AR diprediks...

Cara Pintar Farming dan Grinding di Game RPG yang Juga Jaga Kesehatan Mata

Image
   Sebagai seorang gamer yang gemar bermain RPG, saya sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk farming dan grinding demi mengumpulkan item langka dan menaikkan level karakter. Namun, di balik serunya petualangan virtual itu, saya mulai merasakan ada yang tidak nyaman di mata saya. Kadang mata terasa sepet, perih, bahkan cepat lelah setelah sesi main panjang. Dari situ, saya sadar pentingnya menjaga kesehatan mata, apalagi saat fokus lama menatap layar. Nah, kali ini saya ingin berbagi pengalaman sekaligus tips pintar farming dan grinding di game RPG, sambil tetap menjaga kesehatan mata agar tidak terganggu. Tulisan ini juga akan membahas tanda-tanda mata kering yang harus kita waspadai, terutama yang biasa saya sebut dengan gejala SePeLe: mata Sepet, Perih, dan Lelah. Yuk, simak! Tanda-tanda Mata Kering yang Wajib Diwaspadai: SePeLe Mata kering sering kali disepelekan, tapi kalau sudah terasa gejalanya, bisa sangat mengganggu kenyamanan bermain dan aktivitas sehari-hari. Say...

Jangan Sepelekan Mata Lelah Demi Buku yang Kita Sayangi

Image
   Saya masih ingat betul malam itu. Hujan rintik-rintik jatuh di luar jendela, aroma teh melati memenuhi ruang baca, dan saya tengah membolak-balik halaman sebuah komik antik berjudul  Rose of Versailles . Kertasnya sudah menguning, bagian punggungnya mulai rapuh, tapi entah mengapa, membaca buku lama selalu memberi sensasi yang tak tergantikan. Namun belum sampai setengah buku, mata saya mulai terasa panas, sepet, lalu lelah. Akhirnya, saya menyerah. Buku itu harus saya tutup. Bukan karena bosan, tapi karena mata saya tidak sanggup melanjutkan. Sebagai pecinta buku saya terbiasa duduk berjam-jam membaca, mencatat, atau sekadar memeriksa kondisi koleksi. Tapi baru belakangan saya sadar, ternyata ada harga yang diam-diam dibayar mata saya:  mata kering . Saya pikir, "Ah cuma mata pegal." Tapi ternyata tidak sesederhana itu. Buku dan Mata: Dua Aset Berharga yang Harus Dirawat Sering kali kita terlalu fokus merawat buku—dari menyampulnya dengan plastik bebas asam, mena...

Menjaga Pandangan, Menjaga Alam: Dimulai dari Mata dan Diri Kita Sendiri

Image
Saya percaya bahwa cinta pada alam tidak dimulai dari tempat yang jauh atau rumit. Ia dimulai dari hal-hal yang sederhana—seperti membuang sampah pada tempatnya, membawa botol minum sendiri, dan menanam pohon di pekarangan. Tapi siapa sangka, upaya menjaga lingkungan juga bisa dimulai dari hal yang lebih pribadi lagi: dari mata kita sendiri. Sebagai seseorang yang terbiasa berjalan kaki ke pasar tradisional, bersepeda di jalur hijau kota, atau sekadar duduk di bawah pohon sambil membaca buku, saya sangat mencintai aktivitas di ruang terbuka. Saya percaya, keindahan alam memberi ketenangan, menenangkan pikiran yang gaduh, bahkan membantu saya untuk kembali ke diri sendiri. Namun belakangan ini, ada satu hal yang sering mengganggu pengalaman saya menikmati alam: mata saya mudah sekali terasa perih, lelah, dan kadang buram. Saya sempat mengira itu hanya karena cuaca, atau mungkin faktor usia. Tapi setelah mencari tahu lebih dalam, saya mulai memahami bahwa apa yang saya alami adalah gej...